Datanglah dan mari nikmati, moshing, ini adalah Launching EP perdana dari Every LAST Breath, sebuah band metalcore asal Klaten, salah satu personelnya adalah punggawa dari band metalcore "Breathing On Flames", dan salah satu scenester dari Klaten yang cukup rajin dalam membuat gigs.
2012-03-15
Congrats: First EP Every Last Breath - Launching "Komitmen Palsu"
Thursday, March 15, 2012.
This entry was posted in event, Flyer Issue, Launching EP Every Last Breath, Live Gigs
| Permalinks →
Backstage, Otherside, Jong & Rezume tour - 9 Februari 2012 (AUB, Solo) Photograph by Adit
Thursday, March 15, 2012.
This entry was posted in AUB, event, Photography, Photos, Rezume
| Permalinks →
2012-03-02
Music Event: WONOGRINDING SUKSES #1 “Perbedaan Bukan Ancaman”
Friday, March 02, 2012.
This entry was posted in Artwork and Tattoo, Bandoso, Donor Darah, event, Flyer Issue, Liberty, Live Gigs, PMI, Spirit Of Life, Wonogiri
| Permalinks →

WONOGRINDING SUKSES #1
“Perbedaan Bukan Ancaman”
Minggu, 25 Maret 2012
Pameran, Donor Darah dan Festival Musik tercadas di Selatan Surakarta dilaksanakan di: Gedung Giri Cahaya, Wonogiri dimulai pada pukul 10.00 WIB - sampai selesai.
HTM : 15.000 Rupiah
2012-02-21
PESTA KEBRUTALAN DITENGAH MINGGU YANG SIBUK
Tuesday, February 21, 2012.
This entry was posted in event
| Permalinks →
Ditulis oleh: Ipunk PUR

Foto dipinjam dari halaman SPIRIT OF LIFE
Kamis 9 februari 2012, kembali venue gedung “Garuda Graha” AUB, Surakarta dipenuhi oleh para jamaah berkostum hitam-hitam. Bukan untuk menghadiri pengajian tetapi mereka berkumpul untuk menjadi saksi sebuah event metal. Cukup mengherankan bila biasanya gigs-gigs seperti ini dihelat pada akhir pekan tetapi itu tidak berlaku bagi salah-satu EO sekaligus manajemen band dari kota timur solo ini, ya mereka adalah Eastern Gate salah satu komunitas metal dari kota Karanganyar.
Setelah sukses menggelar “SURAKARTA METAL HARDFEST” dengan menggandeng salah satu kolega yaitu “Kid Fighter Manajemen”dan juga sukses menggelar hajatan para penggila genre death metal di kota Karanganyar dengan memboyong salah satu band dari Malaysia yaitu “Death in Revolution” dalam gelaran akbar yang bertajuk “EASTERN GATE DEATHFEST 2012”. Kali ini para punggawa Eastern Gate mencoba membuat gebrakan baru dengan mendobrak mitos bahwa gigs metal harus di gelar pada akhir pekan, dengan menggelar sebuah acara di pertengahan minggu acara yang bertajuk “Slam Penetration Tour 2012” dengan mendatangkan salah satu amunisi slaming porn death metal berbahaya asal bali yaitu Rezume. Dalam rangka tur keliling Indonesia sebagai pemanasan sebelum mereka memulai tur di eropa.
Pukul 16.00 pintu gedung “Garuda Graha” AUB di buka beberapa metalhead sudah mulai berdatangan saya sendiri yang kebagian tugas menjaga tiket mulai merasakan hawa segar ketika beberapa orang mulai mendatangi tiket box untuk menebus tiket seharga lima belas ribu rupiah. Harga yang cukup murah untuk mereka yang mengerti betapa sulitnya untuk menggelar sebuah acara di tengah himpitan para birokrat yang semakin mempersempit ruang ekspresi. Mendapat giliran sebagai pembuka pada gigs ini yaitu salah satu band gothic asal kota bengawan yaitu Raflessia. Sayup-sayup mereka terdengar bermain cukup rapi. Setelah Raflessia sebenarnya giliran salah satu band hardcore yang cukup potensial dari Karanganyar yaitu Glory of Arupadatu tapi sangat di sayangkan mereka batal tampil karena suatu hal, di susul kemudian Rawhide yang bermain dengan irama-irama Metalcore setelah itu ada Polymath salah satu pendatang baru yang mengusung genre metalcore. Mereka membawakan beberapa lagu dari Beside dan juga satu lagu dari Bankeray – “Hegemoni Bumi” yang di aransemen dengan irama metalcore.
Pukul 16.00 pintu gedung “Garuda Graha” AUB di buka beberapa metalhead sudah mulai berdatangan saya sendiri yang kebagian tugas menjaga tiket mulai merasakan hawa segar ketika beberapa orang mulai mendatangi tiket box untuk menebus tiket seharga lima belas ribu rupiah. Harga yang cukup murah untuk mereka yang mengerti betapa sulitnya untuk menggelar sebuah acara di tengah himpitan para birokrat yang semakin mempersempit ruang ekspresi. Mendapat giliran sebagai pembuka pada gigs ini yaitu salah satu band gothic asal kota bengawan yaitu Raflessia. Sayup-sayup mereka terdengar bermain cukup rapi. Setelah Raflessia sebenarnya giliran salah satu band hardcore yang cukup potensial dari Karanganyar yaitu Glory of Arupadatu tapi sangat di sayangkan mereka batal tampil karena suatu hal, di susul kemudian Rawhide yang bermain dengan irama-irama Metalcore setelah itu ada Polymath salah satu pendatang baru yang mengusung genre metalcore. Mereka membawakan beberapa lagu dari Beside dan juga satu lagu dari Bankeray – “Hegemoni Bumi” yang di aransemen dengan irama metalcore.
2012-02-19
Cerpen: Distorsi Music Studio oleh Ipunk @burningangel2
Sunday, February 19, 2012.
This entry was posted in burning angel, Cerpen, Death Metal, Distorsi Music Studio, DownHill, event, Glory of Arupadatu, Hardcore, jong, Oh Betapa Indahnya, Tawangmangu, Thrash Metal in Action
| Permalinks →

Oleh: Ipunk PUR / @burningangel2
Banner Distorsi Music Studio
Yeah yeah yeah….. akhirnya setelah beberapa lama tak menulis cerita dewasa akhirnya tak tahan juga jemari ini menuntut untuk kembali menari diatas keyboard komputer walaupun hasilnya masih ga karuan yang penting bisa sedikit berbagi pengalaman. Minggu 15 januari 2012 awal tahun yang hari-harinya penuh dengan hujan.
Hari itu seperti biasa pagi hari diawali dengan langit yang cukup cerah seolah ingin mengajak berjudi tebakan apakah hari ini turun hujan atau tidak, juga seolah memberi harapan pada para sejoli untuk menyusun rencana memadu kasih seharian hahahaha...
Distorsi Music Studio (Gigs)
Walau masih setengah sadar akhirnya terpaksa mata ini saya ajak untuk beranjak dari peraduan, bangun pagi lalu sedikit berbenah hampir saja lupa kalau hari ini ada acara dari teman-teman diatas gunung yaitu launching Distorsi studio, wah hebat juga diatas dataran tinggi ada studio seperti ini semoga tidak di salahkan bila suatu saat terjadi tanah longsor karena getaran berlebih hahahaha….
Ya tepatnya di kaki gunung lawu beberapa kilometer dari kota dingin Tawangmangu ada sebuah studio baru yang di dirikan oleh salah satu punggawa Downhill band hardcore asal karanganyar yang kebetulan berdomisili di atas gunung.
Glory of Arupadatu
Berangkat dari rumah sekitar jam 8 pagi dengan sedikit menyesal karena harus meninggalkan makan pagi yang belum selesai saya santap, langsung meluncur menuju maximum rockshop karena sudah ditunggu geng pembuat onar dari Eastern Gate. Sampai disana sudah ada beberapa teman yang berkumpul. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya terkumpul semua personil dari Eastern Gate Squad. Ditemani belalang tempur kesayangan perjalan menuju venue saya mulai dengan membelah jalanan kota Karanganyar yang kelihatannya bersemangat untuk beranjak menjadi kota metropolitan tapi apa daya Bupati tak mampu hahahahaha…
Saya sendiri berkesempatan memboncengkan salah satu penasihat tertua kerajaan Eastern Gate yaitu bang Windy sembari mendapat beberapa wejangan sambil terus melaju menuju venue. Sampai kurang beberapa kilometer dari venue terlihat dua sosok fakir yang sedang olahraga mendorong motor di tanjakan ( olah raga apa kurang kerjaan tu orang hehehe…) setelah semakin mendekat dua orang itu adalah bang Sandy a.k.a Memey Lelembut dengan seorang temannya yang kelihatannya seorang penggemar vespa. Berhenti sejenak untuk sekedar menemani kedukaan mereka berdua akhirnya perjalanan kami lanjutkan menuju venue.
Sampai disana ternyata acara sudah di mulai beberapa band sudah selesai perform. Ada beberapa band yang cukup menarik perhatian saya yaitu Oh Betapa Indahnya salah satu band punk yang sudah cukup lama berlalu-lalang di scene musik karanganyar, lalu ada Jembatan Setan yang merupakan band hardcore punk paling berbahaya dari bekonang yang vokalisnya merencanakan ingin mendirikan kabupaten sendiri karena merasa daerahnya tidak diakui hahaha…
Burning Angel
Juga ada salah satu band hardcore baru yang cukup menarik perhatian yaitu Glory Of Arupadatu yang paling saya ingat saat memainkan salah satu lagu dariSomething Wrong yang berjudul "Matamu Sempal". Setelah itu giliran saya dengan grup vokal Burning Angel untuk perform seperti biasa dan tak ada yang luar biasa bahwa penampilan Burning Angel selalu diawali dengan gaya prepare yang lama dari dua cecurut idiot mungkin mereka memang benar-benar mengerti sound atau bingung memakai alat saya sendiri juga kurang tau, bermain dengan sedikit awut-awutan tapi saya cukup merasa bangga karena ternyata beberapa kawan ada yang terlihat cukup antusias dengan permainan kami.
Setelah kami giliran band tuan rumah yaitu Downhill untuk bermain, saya sendiri kurang memperhatikan karena sedang sibuk antri membeli bakso pentol di pinggir jalan hehehe…. Kembali mendekat ke-venue ketika salah satu pentolan Thrash Metal dari Karanganyar yaitu Bankeray. Sedikit ada yang berbeda karena ada wajah baru di posisi drum dan juga hilangnya sang vokalis karena terdampar di luar jawa hahaha…. Bermain dengan gaya ngocol bang Anton CS berhasil menghajar tiga track andalan yang diselingi dengan guyonan-guyonan khas pembuat onar Eastern Gate squad.
Usai Bankeray perform, perhatian saya teralih pada langit yang semakin mendung, seolah tidak terlalu berkenan jika saya berlama-lama diatas gunung. Benar saja sampai pada band terakhir yaitu Liberty, air langit mulai jatuh, beberapa teman mengajak untuk segera bergegas turun gunung. Menembus perjalanan yang di penuhi derasnya hujan, sial bagi saya karena melupakan jas hujan kebesaran. Akhirnya keringat yang tadinya menetes harus berganti dengan basahnya air hujan yang dengan sombongnya terus turun menemani perjalanan sampai rumah.
Sekian pengalamanku yang bisa saya ceritakan pada teman-teman, bila ada kesempatan semoga saya bisa bercerita pengalaman yang lain. Hahahaha…..
Yeaahhh
Terima kasih…
**foto-foto / dokumentasi silahkan masuk ke Halaman dari Dimas Fariz: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.358433744182323.104536.100000471018174&type=3
**Nb : Sekali lagi ini bukan review acara jadi jangan protes bila tidak semua band disebut hehehe….

Bankeray CD and Merchandise Click here!!
Follow Us on Twitter: @Bankeray
Yeah yeah yeah….. akhirnya setelah beberapa lama tak menulis cerita dewasa akhirnya tak tahan juga jemari ini menuntut untuk kembali menari diatas keyboard komputer walaupun hasilnya masih ga karuan yang penting bisa sedikit berbagi pengalaman. Minggu 15 januari 2012 awal tahun yang hari-harinya penuh dengan hujan.
Hari itu seperti biasa pagi hari diawali dengan langit yang cukup cerah seolah ingin mengajak berjudi tebakan apakah hari ini turun hujan atau tidak, juga seolah memberi harapan pada para sejoli untuk menyusun rencana memadu kasih seharian hahahaha...
Distorsi Music Studio (Gigs)
Walau masih setengah sadar akhirnya terpaksa mata ini saya ajak untuk beranjak dari peraduan, bangun pagi lalu sedikit berbenah hampir saja lupa kalau hari ini ada acara dari teman-teman diatas gunung yaitu launching Distorsi studio, wah hebat juga diatas dataran tinggi ada studio seperti ini semoga tidak di salahkan bila suatu saat terjadi tanah longsor karena getaran berlebih hahahaha….
Ya tepatnya di kaki gunung lawu beberapa kilometer dari kota dingin Tawangmangu ada sebuah studio baru yang di dirikan oleh salah satu punggawa Downhill band hardcore asal karanganyar yang kebetulan berdomisili di atas gunung.
Glory of Arupadatu
Berangkat dari rumah sekitar jam 8 pagi dengan sedikit menyesal karena harus meninggalkan makan pagi yang belum selesai saya santap, langsung meluncur menuju maximum rockshop karena sudah ditunggu geng pembuat onar dari Eastern Gate. Sampai disana sudah ada beberapa teman yang berkumpul. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya terkumpul semua personil dari Eastern Gate Squad. Ditemani belalang tempur kesayangan perjalan menuju venue saya mulai dengan membelah jalanan kota Karanganyar yang kelihatannya bersemangat untuk beranjak menjadi kota metropolitan tapi apa daya Bupati tak mampu hahahahaha…
Saya sendiri berkesempatan memboncengkan salah satu penasihat tertua kerajaan Eastern Gate yaitu bang Windy sembari mendapat beberapa wejangan sambil terus melaju menuju venue. Sampai kurang beberapa kilometer dari venue terlihat dua sosok fakir yang sedang olahraga mendorong motor di tanjakan ( olah raga apa kurang kerjaan tu orang hehehe…) setelah semakin mendekat dua orang itu adalah bang Sandy a.k.a Memey Lelembut dengan seorang temannya yang kelihatannya seorang penggemar vespa. Berhenti sejenak untuk sekedar menemani kedukaan mereka berdua akhirnya perjalanan kami lanjutkan menuju venue.
Sampai disana ternyata acara sudah di mulai beberapa band sudah selesai perform. Ada beberapa band yang cukup menarik perhatian saya yaitu Oh Betapa Indahnya salah satu band punk yang sudah cukup lama berlalu-lalang di scene musik karanganyar, lalu ada Jembatan Setan yang merupakan band hardcore punk paling berbahaya dari bekonang yang vokalisnya merencanakan ingin mendirikan kabupaten sendiri karena merasa daerahnya tidak diakui hahaha…
Burning Angel
Juga ada salah satu band hardcore baru yang cukup menarik perhatian yaitu Glory Of Arupadatu yang paling saya ingat saat memainkan salah satu lagu dariSomething Wrong yang berjudul "Matamu Sempal". Setelah itu giliran saya dengan grup vokal Burning Angel untuk perform seperti biasa dan tak ada yang luar biasa bahwa penampilan Burning Angel selalu diawali dengan gaya prepare yang lama dari dua cecurut idiot mungkin mereka memang benar-benar mengerti sound atau bingung memakai alat saya sendiri juga kurang tau, bermain dengan sedikit awut-awutan tapi saya cukup merasa bangga karena ternyata beberapa kawan ada yang terlihat cukup antusias dengan permainan kami.
Setelah kami giliran band tuan rumah yaitu Downhill untuk bermain, saya sendiri kurang memperhatikan karena sedang sibuk antri membeli bakso pentol di pinggir jalan hehehe…. Kembali mendekat ke-venue ketika salah satu pentolan Thrash Metal dari Karanganyar yaitu Bankeray. Sedikit ada yang berbeda karena ada wajah baru di posisi drum dan juga hilangnya sang vokalis karena terdampar di luar jawa hahaha…. Bermain dengan gaya ngocol bang Anton CS berhasil menghajar tiga track andalan yang diselingi dengan guyonan-guyonan khas pembuat onar Eastern Gate squad.
Usai Bankeray perform, perhatian saya teralih pada langit yang semakin mendung, seolah tidak terlalu berkenan jika saya berlama-lama diatas gunung. Benar saja sampai pada band terakhir yaitu Liberty, air langit mulai jatuh, beberapa teman mengajak untuk segera bergegas turun gunung. Menembus perjalanan yang di penuhi derasnya hujan, sial bagi saya karena melupakan jas hujan kebesaran. Akhirnya keringat yang tadinya menetes harus berganti dengan basahnya air hujan yang dengan sombongnya terus turun menemani perjalanan sampai rumah.
Sekian pengalamanku yang bisa saya ceritakan pada teman-teman, bila ada kesempatan semoga saya bisa bercerita pengalaman yang lain. Hahahaha…..
Yeaahhh
Terima kasih…
**foto-foto / dokumentasi silahkan masuk ke Halaman dari Dimas Fariz: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.358433744182323.104536.100000471018174&type=3
**Nb : Sekali lagi ini bukan review acara jadi jangan protes bila tidak semua band disebut hehehe….

Bankeray CD and Merchandise Click here!!
Follow Us on Twitter: @Bankeray
2012-02-15
23 Grup band metal beraksi panaskan Master of Music
Aliran musik cadas yang diusung oleh 23 grup band metal asal Soloraya hingga Jakarta dan Bandung menggebrak panggung parade Master of Music bertajuk Rise Fastern III, di GOR Mini Karanganyar, Minggu (26/4).
Agenda yang digagas Komunitas Musik Ekstrim Lawu God itu dipenuhi ratusan penggemar yang berdandan gaya punk rock dan berpakaian serba hitam. Mereka tampak menikmati sajian musik kegemaran mereka tersebut.
Di pertengahan even itu, grup band deathrash, Bankeray menyumbangkan empat buah lagu karya mereka yang berjudul Sampah Bumi, Menginjak Taring Neraka, Putra Setan, dan John The Bronx Speed Kill Cover. Grup band asal Karanganyar tersebut sukses menghipnotis penonton dengan tampilan musikalitas cadas yang khas dari mereka.
Bankeray yang digawangi Alta (vokal), Izman (gitar), Rois (gitar), Anton (bass), serta Wido (drum) tidak menyia-siakan momentum yang jarang digelar di Karanganyar tersebut. Mereka memberikan totalitas bermusik dengan maksimal untuk memuaskan para penonton. Buktinya, beberapa penonton tak rela melihat Bankeray dari jarak yang jauh, maka mereka pun menyerbu ke bibir panggung konser. Terlebih Alta yang mengawali interaksi dengan penonton cukup mengundang perhatian. Penampilan Alta yang didukung pentolan Bankeray lainnya spontan semakin memanaskan Master of Music.
Seusai turun panggung, beberapa personel Bankeray mengaku sangat puas melihat antusias dari para penggemar musik metal. Sambutan yang mereka nilai lebih dari cukup, mampu membangkitkan gairah aliran musik yang mereka usung selama beberapa tahun lalu itu
”Meski tidak semua masyarakat cocok dengan gaya musik seperti ini, tapi beberapa grup band metal sudah mulai banyak mengalami perkembangan. Kami pun sudah mulai mamasuki tahap recording untuk menggubah album indie,” terang Alta kepada Espos.
Pernyataan serupa juga diakui salah satu koordinator acara dari Lawu God, Windy. Setelah vakum hampir sembilan tahun lamanya, agenda musik beraliran metal serta hard core berhasil digelar kembali di Karanganyar.
”Yang tampil di Master of Music sekitar 10 grup band asli dari Karanganyar. Selain mereka ada pula yang datang dari Jakarta, Siksa Kubur dan Absolute Zero asal Bandung. Dan jumlah keseluruhan ada 23 grup band,” jelas Windy. - Oleh : m74
Bankeray CD and Merchandise Click here!!
Follow Us on Twitter: @Bankeray
2010-11-02
Sambut meriah dan salam hangat kami berjabat. Terima kasih untuk semua kawan-kawan lama yang sedia membantu dan membuat acara ini sebegitu meriah. Pertama kali di Puri Niaga Jaten, Karanganyar. Hampir 400 orang yang menghadiri acara tersebut, mungkin lebih karena sebagian ada yang sudah pulang sebelum usai.
Minggu 31 Oktober 2010, Helloween yang menyeramkan.Tak seperti gambarannya. Namun 31 Oktober adalah kebahagiaan di desa yang mungil dan asri. Ratusan metalhead dan Punk street datang mulai pagi sangat mulai sekitar pukul 09.00 pagi. Bersemangat untuk menyertakan dirinya bergumul bersama kawan kawan mereka memadati arena.
Sementara acara dimulai sekitaran setengah sepuluh pagi dan sempat terhenti karena ada sebuah kendala dari salah satu band. Namun semua itu tak membuat acara ini menjadi berantakan. Acara kembali dimulai dengan 23 band dari sekitaran Karanganyar, Surakarta, Sukoharjo, Sragen dan beberapa teman dari Semarang dan Jakarta. Dengan pamungkasan acara oleh siapa lagi kalau tentu mereka adalah Down For Life.
Tentu acara ini sebenarnya tak selancar yang diharapkan, masih banyak kendala dan banyak kekurangan yang harus diperbarui kedepannya.
Mulai dari waktu, kinerja, tentunya akan menjadi pelajaran bagi kita. Well, namun untuk sebuah acara yang dibilang perdana,Treakk kali ini terbilang sangat sukses. Semua terjadi berkat teman-teman, sponsor, band-band yg terkait dan bermain untuk mendukung acara ini, semua pihak yang bersedia menyingsingkan lengannya untuk acara ini. Terima kasih semua kami beserta untuk laian kami berseru.
Beberapa foto lainnya tersimpan di halaman: http://on.fb.me/JLaPfK
2010-08-24
ROCK IN SOLO #4 "SUMMER METAL FEST 2010"

[ MAIN STAGE ] :
DYING FETUS
FALS OF MIRA
SIKSA KUBUR
DOWN FOR LIFE
KUMUNAL
SPIRITOFLIFE
VALERIAN
CRANIAL INCISORED
BANDOSO
[ 2ND STAGE ] :
DEVOURED
OPIUM
TAKE AND AWAKE
MATIUS 3 : 2
FROM THIS DAY
PERNICIOUS HATE
TRAGICAL MEMORIES
NEVER AGAIN
BREATHING ON FLAME
SISI SELATAN
BENEATH THE BURNING SKY
BANKERAY
Be There Guys!!!
ROCK IN SOLO Summer Metal Fest 2010 / Stadion Sriwedari Solo / Jumat, 17 September 2010 | Pukul: 13.00-22.00
One of the biggest metal fest in Central Java and hopefully will become THE BIGGEST METAL FEST in INDONESIA
TICKET BOX:
Solo - BELUKAR ROCKSHOP Jl. Pandu Dewanata 155, Kartopuran Solo 57152.Timur lapangan Kartopuran, sebelah Masjid Al Muttaqien....
(0271 - 648079, 085 725 191 666)
Delanggu - Holyflesh
Prap. Pakis Km 18, Pertigaan Pakis, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. 57471.
Hp: 085642025986
Klaten - RWK FM
0272 - 322278 / 08122582202/ 085292073001
Wonogiri - Heri
08164275496
Jogja - Sastrawan Indogrind0818256725 / 0274 7866578
Jogja - Tecma AdvJl. Kyai Mojo, Komp. Kesehatan No. 2
0274 - 553125
Semarang - Tecma AdvJl. Cinde Barat No. 11
024 - 8319343
Malang - Sinergi
081615662666
Surabaya - Metal MilitiaJalan Ngagel Jaya Selatan I No 2
Surabaya - 60284
Phone: 031-5037333
Surabaya - DAS Rock Merchandise
:Jl. Pakis Tirtosari 3 No 4ASurabaya, Indonesia
CP : 081938556555
Bandung - Metalgodz
022 91182234
Jakarta - Doni Iblis
08568080804
Jakarta - Tecma Adv
Jl. Mutumanikam #37
(belakang wisma Indomobil MT Haryono)
021 71578986
[ MAIN STAGE ] :
DYING FETUS
FALS OF MIRA
SIKSA KUBUR
DOWN FOR LIFE
KUMUNAL
SPIRITOFLIFE
VALERIAN
CRANIAL INCISORED
BANDOSO
[ 2ND STAGE ] :
DEVOURED
OPIUM
TAKE AND AWAKE
MATIUS 3 : 2
FROM THIS DAY
PERNICIOUS HATE
TRAGICAL MEMORIES
NEVER AGAIN
BREATHING ON FLAME
SISI SELATAN
BENEATH THE BURNING SKY
BANKERAY
Be There Guys!!!
ROCK IN SOLO Summer Metal Fest 2010 / Stadion Sriwedari Solo / Jumat, 17 September 2010 | Pukul: 13.00-22.00
One of the biggest metal fest in Central Java and hopefully will become THE BIGGEST METAL FEST in INDONESIA
TICKET BOX:
Solo - BELUKAR ROCKSHOP Jl. Pandu Dewanata 155, Kartopuran Solo 57152.Timur lapangan Kartopuran, sebelah Masjid Al Muttaqien....
(0271 - 648079, 085 725 191 666)
Delanggu - Holyflesh
Prap. Pakis Km 18, Pertigaan Pakis, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. 57471.
Hp: 085642025986
Klaten - RWK FM
0272 - 322278 / 08122582202/ 085292073001
Wonogiri - Heri
08164275496
Jogja - Sastrawan Indogrind0818256725 / 0274 7866578
Jogja - Tecma AdvJl. Kyai Mojo, Komp. Kesehatan No. 2
0274 - 553125
Semarang - Tecma AdvJl. Cinde Barat No. 11
024 - 8319343
Malang - Sinergi
081615662666
Surabaya - Metal MilitiaJalan Ngagel Jaya Selatan I No 2
Surabaya - 60284
Phone: 031-5037333
Surabaya - DAS Rock Merchandise
:Jl. Pakis Tirtosari 3 No 4ASurabaya, Indonesia
CP : 081938556555
Bandung - Metalgodz
022 91182234
Jakarta - Doni Iblis
08568080804
Jakarta - Tecma Adv
Jl. Mutumanikam #37
(belakang wisma Indomobil MT Haryono)
021 71578986
2010-06-17
Oleh teman kami: Bejita (ISI, Solo), via Camera Digital
Subscribe to:
Posts (Atom)






