Senin (05/03/2012) adalah hari paling bersemangat akhir-akhir ini bagiku, setelah hari Minggu bersama projek sampingan main di sebuah Mall di Solo, dengan keadaan yang supershock penuh terapi bersama kawan-kawan SMA. Kehujanan, uhmm akhir-akhir ini sekitaran Solo sering hujan, mulai sore hingga malam, kadang cuma gerimis rintik saja.
2012-03-07
Diary: Membuat CD bonus "Jalur Tengkorak" untuk Jong pre-order Raglan!!
Wednesday, March 07, 2012.
This entry was posted in Diary, EP, Jalur tengkorak, Maximum Rockshop, Merchandise, Raglan
| Permalinks →
2012-03-06
Kecelakaan Bus Hasta Putra, Karawitan dan Matesih [ Kabar Karanganyar ]
Tuesday, March 06, 2012.
This entry was posted in Berita, Jalur tengkorak, Kabar Karanganyar
| Permalinks →

KARANGANYAR – Kecelakaan melibatkan bus kembali terjadi di Karanganyar dalam sepekan ini. Setelah sebelumnya bus Rukun Sayur menewaskan seorang pengendara motor, kali ini bus Hasta Putra menabrak pohon palem dan baliho besar di depan lokasi wisata Sapta Tirta Pablengan, Matesih. Sabtu (3/3/2012)
Bus yang membawa 30 anggota rombongan grup karawitan PKK Desa Plosorejo, mengalami kerusakan kemudi sehingga ketika menikung, setir tidak bisa dikembalikan ke posisi semula. Bus menabrak pohon palem berdiameter 75 centi, menabrak jembatan kecil, menghantam baliho ukuran 5 x 8 meter, dan baru berhenti setelah hampir menabrak pagar pembatas lokasi wisata.
2012-03-01
Setelah kekalahan Timnas PSSI di ajang Pra Piala Dunia 2014 (29/02/2012), bukan berarti Bahrain bisa lolos dan masuk Piala Dunia. Kemenangan besar 10-0 itu hanyalah sebagai ajang gengsi segala, biar Bahrain tidak dianggap remeh begitulah. Bahrain hanya mengoleksi angka 9, sementara posisi pertama diduduki Iran dan kedua oleh Qatar dengan 10 poin, sementara Indonesia, sebut saja PSSI tak satupun mendapatkan nilai. Hebat kan??
Pasukan Aji Santoso ini kemarin bermain cantik sekali, hingga saking cantiknya harus dikeluarkan satu pemain agar kecantikan permainan berimbang, namun justru malah sebaliknya yang terjadi, mulanya saya kira Indonesia berseragam Merah, eh tak tahunya yang putih, tebakan saya yang salah itu akhirnya berakibat fatal, dan gawang Andi Guntur dihabisi.
Untuk menghargai kerja keras Timnas selama ini, ternyata ada band, band?? yang menamakan dirinya The PSSI, dan mengover lagu Jalur Tengkorak dari Bankeray. Ini adalah versi lain yang lebih nge-.....artikan sendiri setelah menonton videonya dibawah ini:
Pesan terkahir untuk postingan ini, HIDUP PSSI, HIDUP INDONESIA, Tetap semangat, rajin beribadah, jangan lupa makan dan selalu berdoa!!

Bankeray CD and Merchandise Click here!!
Follow Us on Twitter: @Bankeray
Pasukan Aji Santoso ini kemarin bermain cantik sekali, hingga saking cantiknya harus dikeluarkan satu pemain agar kecantikan permainan berimbang, namun justru malah sebaliknya yang terjadi, mulanya saya kira Indonesia berseragam Merah, eh tak tahunya yang putih, tebakan saya yang salah itu akhirnya berakibat fatal, dan gawang Andi Guntur dihabisi.
Untuk menghargai kerja keras Timnas selama ini, ternyata ada band, band?? yang menamakan dirinya The PSSI, dan mengover lagu Jalur Tengkorak dari Bankeray. Ini adalah versi lain yang lebih nge-.....artikan sendiri setelah menonton videonya dibawah ini:
Pesan terkahir untuk postingan ini, HIDUP PSSI, HIDUP INDONESIA, Tetap semangat, rajin beribadah, jangan lupa makan dan selalu berdoa!!

Bankeray CD and Merchandise Click here!!
Follow Us on Twitter: @Bankeray
2012-02-27
Dahulu marak kecelakaan dan insiden yang menyebabkan resiko yang fatal, bahkan sampai sekarangpun tak jarang. Beberapa kali bahkan mereka mati terkapar, di tengah jalan. Kadang organnya hancur dan darahnya keluar mengalir seperti keringat mengucur deras, cukup lelah untuk menahan sakit dan akhirnya mati. Di kilometer delapan, sepanjang Karanganyar. Mungkin sudah tak terhitung berapa banyak nyawa disikat tanpa ampun di aspal hitam tersebut. Berikut berdasar pengalaman dan hasil penjelasan teman-teman yang tinggal di sepanjang Jalur Tengkorak.
Sebutan untuk Jalur Tengkorak sendiri, lahir bukan dari warga Karanganyar sendiri, namun justru datang dari sebutan orang-orang luar kota, konon dari Jakarta yang baik pernah mengalami kemistisan ataupun kecelakaan namun selamat atau yang hanya sekedar menyaksikan korban meninggal sia-sia. Mungkin karena jalur pantura juga memiliki sebutan yang sama karena maraknya kecelakaan hebat di kawasan tersebut.
Nah, malam itu saya nongkrong di HIK teman saya yang berada di jalur tersebut, kami ngobrol banyak, tentang kecelakaan-kecelakaan laka di daerah itu dan lainnya. Nyeletuknya, dia sebut jalanan daerah kami itu "Jalur Tengkorak", dari situ saya langsung pulang dan ada gagasan membuat lirik lagu tentang jalan ini. Alhasil, sekarang HIK tersebut malah dikenal dengan sebutan HIK Jalur Tengkorak.hahaha
Bapak-bapak itu juga bilang, "Cah saiki yen ngepit yak-yak'an, yen tibo nangis!" (kalau naik sepedea udal-ugalan, kalau jatuh nangis)
2012-02-11
Januari 2012 | Arko Putut (Drums) Re-Sign
Saturday, February 11, 2012.
This entry was posted in Band Updates, Bankeray, Berita, Drummer, Jalur tengkorak, News, Resign, Thrash Metal in Action
| Permalinks →
Artikel asli di: http://bankeray.co.cc/site/2012/01/were-gonna-walk-all-over-you/
Tahun 2012 adalah sebuah tahun yang berbeda bagi kami. Ada sesuatu yang baru di tahun ini. Sebuah pergantian yang menampilkan komposisi yang jelas akan mengorbankan seseorang. Kami sebenarnya tak ingin seperti ini harus terjadi kembali, dia datang dan pergi. Terasa 5 tahun itu sangat cepat sekali. Banyak kenangan, sedih senang, beberapa pengalaman off dan on stage kami rasakan. Bahkan satu buah EP sudah kami hasilkan, dan kontribusinya masih membekas di kami. Pohon yang kian menua.
Dirinya selalu berada di departemen belakang, menabuh gendering perang. Sosoknya yang tenang dan kalem misterius, ya dialah drummer kami, Arko Putut. Yang rehat untuk jangka waktu yang belum mesti dari Bankeray. Dia termasuk salah satu founder band ini sejak 2006 lalu, beberapa single, demo dan EP sudah dia sumbangkan bagi band ini. Jelas karyanya adalah pemberian yang abadi.
Kilas balik saja, kami sudah beberapa kali harus berganti-ganti member, peluru demi peluru memang perlu diisi ulang biar amunisi tetaplah panas. Selongsong demi selongsong berjatuhan dari balik AK47. Al Majid, salah satu founder dan juga gitaris kami hengkang 2007 lalu, kami sempat bermain bersamanya di Alun-Alun Karanganyar, sebagai tanda kami pertama kali bermain sebagai sebuah band.
Kemudian Amin Rois yang juga gitaris kami istirahat sebab studinya di tahun 2009. Dia sempat mengisi gitar di “Putra Setan” yang kemudian digantikanAmriza Naufal. Semuanya terasa sangat cepat benar berlalu. Memori demi memori tetap terngiang dikala kami berkumpul, akustikan, mengonsep lagu demi lagu di ruang yang seadanya, dengan kondisinya yang tak semestinya. Setelah kedua orang hebat itu, Amriza Naufal juga cabut di tahun 2010 lalu yang akhirnya digantikan Mayhanung sampai saat ini.
Sudah hampir seminggu yang lalu, terakhir kami bermain bersama Arko Putut di Alun-Alun Karanganyar tanggal 31 Januari 2011, dalam sebuah helatan motor saat senja. Dan kemarin saat kami bermain di Tawangmangu, beliau sudah tidak ikut lagi. Dan posisinya digantikan additional drummer kami yang baru.
Arko Putut, sosok yang kalem dan lugu, dia adalah orang paling aneh di band ini, bahkan ketika di depan kamera, lihat saja bentuknya…hahaha. Komitmennya sangatlah tinggi, meski kami juga belum yakin dengan yang baru nanti, apakah dia bisa lebih baik dari Jong yang satu ini. Konsistensinya di band ini selama 5 tahun, mungkin tak akan pernah tergantikan. Mungkin dengan ini, beliau bisa lebih focus untuk kehidupannya yang lebih baik lagi.
Ada sebab sendiri kenapa semua ini harus terjadi, semua pastinya untuk kebaikan bagi band ini. Kami yakin kami harus terus belajar dan mencari yang terbaik bagi band ini agar tetap bertahan di saat angin kian berhembus kencang, dan tugas-tugas besar mulai dihujamkan. Saat nanti 9 Februari di AUB, Solo dalam acara Rezume: Slam Penetration Tour 2012, syah kami dengan additional drum yang baru dengan tenaga “Monster” yang tidak menutup kemungkinan untuk menjadikannya tetap.
Tapi kami tahu, nama-nama hebat di atas adalah orang-orang hebat yang terbaik terhebat yang pernah ada serta berkontribusi bagi band ini. Band ala kadarnya yang biasa saja, namun tetap memiliki semangat yang terpanaskan matahari di terik siang, namun tetap tegar dan kokoh meski diterpa hujan dan angin.
Tahun 2012 adalah sebuah tahun yang berbeda bagi kami. Ada sesuatu yang baru di tahun ini. Sebuah pergantian yang menampilkan komposisi yang jelas akan mengorbankan seseorang. Kami sebenarnya tak ingin seperti ini harus terjadi kembali, dia datang dan pergi. Terasa 5 tahun itu sangat cepat sekali. Banyak kenangan, sedih senang, beberapa pengalaman off dan on stage kami rasakan. Bahkan satu buah EP sudah kami hasilkan, dan kontribusinya masih membekas di kami. Pohon yang kian menua.
Dirinya selalu berada di departemen belakang, menabuh gendering perang. Sosoknya yang tenang dan kalem misterius, ya dialah drummer kami, Arko Putut. Yang rehat untuk jangka waktu yang belum mesti dari Bankeray. Dia termasuk salah satu founder band ini sejak 2006 lalu, beberapa single, demo dan EP sudah dia sumbangkan bagi band ini. Jelas karyanya adalah pemberian yang abadi.
Kilas balik saja, kami sudah beberapa kali harus berganti-ganti member, peluru demi peluru memang perlu diisi ulang biar amunisi tetaplah panas. Selongsong demi selongsong berjatuhan dari balik AK47. Al Majid, salah satu founder dan juga gitaris kami hengkang 2007 lalu, kami sempat bermain bersamanya di Alun-Alun Karanganyar, sebagai tanda kami pertama kali bermain sebagai sebuah band.
Kemudian Amin Rois yang juga gitaris kami istirahat sebab studinya di tahun 2009. Dia sempat mengisi gitar di “Putra Setan” yang kemudian digantikanAmriza Naufal. Semuanya terasa sangat cepat benar berlalu. Memori demi memori tetap terngiang dikala kami berkumpul, akustikan, mengonsep lagu demi lagu di ruang yang seadanya, dengan kondisinya yang tak semestinya. Setelah kedua orang hebat itu, Amriza Naufal juga cabut di tahun 2010 lalu yang akhirnya digantikan Mayhanung sampai saat ini.
Sudah hampir seminggu yang lalu, terakhir kami bermain bersama Arko Putut di Alun-Alun Karanganyar tanggal 31 Januari 2011, dalam sebuah helatan motor saat senja. Dan kemarin saat kami bermain di Tawangmangu, beliau sudah tidak ikut lagi. Dan posisinya digantikan additional drummer kami yang baru.
Arko Putut, sosok yang kalem dan lugu, dia adalah orang paling aneh di band ini, bahkan ketika di depan kamera, lihat saja bentuknya…hahaha. Komitmennya sangatlah tinggi, meski kami juga belum yakin dengan yang baru nanti, apakah dia bisa lebih baik dari Jong yang satu ini. Konsistensinya di band ini selama 5 tahun, mungkin tak akan pernah tergantikan. Mungkin dengan ini, beliau bisa lebih focus untuk kehidupannya yang lebih baik lagi.
Ada sebab sendiri kenapa semua ini harus terjadi, semua pastinya untuk kebaikan bagi band ini. Kami yakin kami harus terus belajar dan mencari yang terbaik bagi band ini agar tetap bertahan di saat angin kian berhembus kencang, dan tugas-tugas besar mulai dihujamkan. Saat nanti 9 Februari di AUB, Solo dalam acara Rezume: Slam Penetration Tour 2012, syah kami dengan additional drum yang baru dengan tenaga “Monster” yang tidak menutup kemungkinan untuk menjadikannya tetap.
Tapi kami tahu, nama-nama hebat di atas adalah orang-orang hebat yang terbaik terhebat yang pernah ada serta berkontribusi bagi band ini. Band ala kadarnya yang biasa saja, namun tetap memiliki semangat yang terpanaskan matahari di terik siang, namun tetap tegar dan kokoh meski diterpa hujan dan angin.
Subscribe to:
Posts (Atom)

